Ayo! Ikut Petisi Anti Iklan Interstitial Tanpa Izin!

Iklan Intrusive (Intrusive Advertising) seperti Interstitial & Off-deck tanpa izin yang dilakukan oleh 2 operator besar tanah air Telkomsel & XL memang menyebalkan. Iklan yang serupa juga terjadi kepada jutaan pelanggan Speedy di tanah air (lihat ulasannya disini). Selain mengganggu, iklan tanpa izin ini juga melanggar etika pariwara dan membuat akses menjadi lemot.

Ayo! Ikut Petisi Anti Iklan Interstitial Tanpa Izin!

Padahal, seluruh pengguna layanan Telkomsel dan XL membayar untuk mendapatkan akses internet. Jika iklan dijejali tanpa izin pada layanan berbayar, apalagi itu namanya kalau bukan ‘kurang ajar’. Di sisi lain, tak ada opsi untuk mematikan atau menolak iklan yang muncul sesuai dengan etika iklan yang seharusnya tersedia. Tindakan seperti ini dikategorikan spamming dan dapat dipenjara jika terjadi di negara-negara maju seperti USA yang sudah memiliki peraturan yang tegas untuk itu.

Nah, bagi Anda yang merasa terganggu dan tergerak untuk ikut menandatangani petisi online menolak iklan tai kucing model begini, silahkan ambil bagian dalam petisi “Hentikan Praktik Intrusive Advertising (Interstitial & Off-deck) Tanpa Seijin Pemilik Situs dan Konsumen” di Change.org. Hingga tulisan ini dibuat, sudah ada sekitar 18.500 orang yang mengikuti petisi ini.

Dalil & Landasan
Dikutip dari laman petisi, ada beberapa landasan hukum yang mendasari petisi ini dirilis dan seharusnya diperhatikan dengan sungguh-sungguh oleh operator. Detailnya adalah sebagai berikut :

Artikel menarik:  5 Smartphone Tangguh Untuk Pekerja Lapangan

1. UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE – Pasal 32 Ayat 1 : “Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak atau melawan hukum dengan cara apa pun mengubah,menambah, mengurangi, melakukan transmisi, merusak, menghilangkan, memindahkan, menyembunyikan suatu Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik milik Orang lain atau milik publik.”

2. UU Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen – Pasal 20 : “Pelaku usaha periklanan bertanggung jawab atas iklan yang diproduksi dan segala akibat yang ditimbulkan oleh iklan tersebut.”

3. Bagian 4.5.1. Iklan pada media internet: “Tidak boleh ditampilkan sedemikian rupa sehingga mengganggu kebisaan atau keleluasaan khalayak untuk merambah (to browse) dan berinteraksi dengan situs terkait, kecuali telah diberi peringatan sebelumnya.”

So, ambil bagian sekarang juga melalui link ini.

Say No to iklan kurang asem!