Seputar Tekno

Arti Logo Sertifikasi Pada Powerbank

Sobat Gaptex, pernahkah Anda memperhatikan logo yang tercantum di powerbank? Tidak semua powerbank memiliki lambang sertifikasi, khususnya powerbank dengan harga murah dan merk yang tidak terkenal. Akan tetapi pada powerbank merk ternama, seperti Asus ZenPower Powerbank dan Xiaomi Powerbank, tentunya dilengkapi logo tertentu.

Arti Logo Sertifikasi Pada Powerbank

Para produsen powerbank tidak sembarangan memberikan logo tersebut. Logo dicantumkan untuk tujuan keamanan, misalnya ketika bepergian dengan pesawat terbang. Pihak keamanan akan memeriksa peralatan elektronik yang dimiliki. Dan biasanya, powerbank yang minim sertifikasi akan ditahan karena dianggap berpotensi membahayakan keselamatan di udara. Hanya beberapa produsen saja yang mengerti makna logo yang tercantum di produk mereka.

Berikut ini adalah beberapa arti logo sertifikasi pada powerbank :

1. BIS (The Bureau of Indian Standard)
BIS adalah sebuah badan yang berada di bawah Kementerian Urusan Konsumen, Makanan, dan Distribusi Publik, India. Dengan demikian, powerbank yang memiliki logo BIS artinya aman digunakan menurut standar yang berlaku di India.

2. BSMI (Bureau of Standards, Metrology and Inspection)
BSMI adalah sebuah biro China yang bertugas melakukan kontrol terhadap manufaktur dan kualitas produk di Taiwan. Artinya, powerbank yang memiliki sertifikasi BSMI aman digunakan sesuai standar yang berlaku di negara setempat.

3. CE (Conformite Europeenne)
Produk berlogo CE telah melalui sertifikasi yang sesuai dengan standar di Eropa. Sertifikasi dengan logo CE telah dilakukan sejak tahun 1985 dan menunjukkan bahwa produk yang dimaksud aman digunakan sesuai standar yang berlaku di Eropa.

4. EAC (EurAsian Conformity)
Produk berlogo EAC telah melalui sertifikasi yang sesuai dengan standar tiga negara Customs Union (CU), yaitu Rusia, Kazakhstan, dan Belarus. Sertifikasi yang dimaksud juga berarti bahwa produk dapat dibawa ke service center di semua tempat yang tergabung dalam CU.

5. FCC (Federal Communications Commission)
FCC adalah sebuah lembaga yang berkantor di Washington DC, Amerika Serikat. Lembaga ini bergerak di bidang regulasi telekomunikasi terkait dengan keamanan dan keselamatan publik, seperti broadband dan frekuensi radio. Powerbank yang memiliki sertifikasi FCC artinya aman digunakan sesuai standar yang berlaku di Amerika.

Artikel menarik:  Kenali OS OpenBSD

6. Li-Ion Recycle
Sertifikasi yang tergambar dalam bentuk segitiga berputar ini artinya baterai Lithium Ion yang digunakan pada suatu produk dapat didaur ulang. Sesuai standar yang berlaku, produk dengan logo tersebut harus dibuang ke tempat sampah khusus yang jarang sekali ditemukan di Indonesia.

7. PSE (Product Safety of Electrical Appliance & Materials)
Dikenal juga dengan istilah “Denki Yohin Anzenho”, PSE adalah standar keamanan Jepang terhadap sejumlah peralatan elektronik. Oleh karena itu, produk yang berlogo PSE artinya boleh beredar di pasar Jepang dan juga aman digunakan sesuai standar yang berlaku di Jepang.

8. Quick Charge
Powerbank dengan sertifikasi quick charge dapat melakukan pengisian baterai lebih cepat dengan kuat arus maksimal 3 Ampere. Quick charge sendiri dikeluarkan oleh Qualcomm.

9. RoHS (Restriction of Hazardous Substances Directive)
RoHS mengatur penggunaan material berbahaya yang digunakan sebagai komponen peralatan elektronik di wilayah Eropa. Sertifikasi ini berhubungan dengan WEEE.

10. TISI (Thai Industrial Standards Institute)
TISI adalah sebuah badan yang berada di bawah Kementerian Perindustrian Thailand yang bertanggung jawab dalam menjaga kualitas dan memastikan keamanan produk yang beredar di negara tersebut. Maka, produk yang berlogo TISI artinya aman digunakan sesuai standar yang berlaku di Thailand.

11. UL (Underwriters Laboratories)
UL adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang konsultasi dan sertifikasi keamanan, khususnya analisa terhadap produk dan komponen elektronik. UL berbasis di Northbrook, Illionis, Amerika Serikat, dan memiliki kantor cabang yang tersebar di 46 negara. Sama seperti FCC, produk yang berlogo UL artinya aman digunakan sesuai standar yang berlaku di Amerika.

12. WEEE (Waste Electrical and Electronic Equipment Directive)
WEEE mengatur pengumpulan sampah daur ulang dari produk-produk elektronik yang juga mengatur pengolahannya agar tidak membahayakan lingkungan. WEEE adalah sebuah hukum atau sertifikasi yang berlaku di wilayah Eropa.

Semoga bermanfaat.