Apple Pay Kini Bisa Dipakai di Mobile Website

Apple Pay akhirnya siap untuk bergerak selangkah lebih maju. Selama beberapa lama, Apple telah mengatakan kepada partner-partner potensial mereka bahwa layanan pembayaran mereka, yang memungkinkan konsumen untuk menyelesaikan sebuah transaksi di aplikasi mobile hanya dengan menempelkan sidik jari alih-alih memasukkan detail kartu kredit, akan diperluas ke website pada tahun ini.

Apple Pay Kini Bisa Dipakai di Mobile Website

Layanan tersebut akan tersedia bagi konsumen yang menggunakan browser Safari pada model-model iPhone dan iPad yang dilengkapi dengan teknologi sensor sidik jari Apple TouchID. Apple juga dikabarkan telah mempertimbangkan untuk membuat layanan tersebut tersedia juga di laptop dan desktop Apple, meski belum jelas apakah Apple akan benar-benar meluncurkan kemampuan itu.

Berbagai sumber mengatakan bahwa Apple akan membuat perluasan Apple Pay ke mobile website siap sebelum musim liburan belanja tahun ini dimulai. Pengumumannya kemungkinan besar akan dilakukan di WWDC, yakni konferensi internasional yang diadakan oleh Apple untuk para pengembang software yang secara tipikal dilaksanakan pada bulan Juni setiap tahun.

Perluasan fitur Apple Pay ini akan menempatkan Apple Pay tepat dihadapan PayPal, yang adalah metode alternatif pembayaran paling populer di banyak website retail. PayPal telah menawarkan sebuah produk pembayaran mobile untuk website dan aplikasi yang dinamai One Touch. Sampai sekarang, PayPal One Touch telah digunakan oleh lebih dari 250 retailer online dari 500 retailer online terbesar dunia. Meski demikian, Apple Pay tetap menjadi suatu metode checkout pembayaran yang lebih cepat dan lebih ringkas bagi para pengguna iPhone, sehingga Apple Pay dipastikan bakal bisa bersaing ketat dengan PayPal terutama dalam penanganan halaman checkout pembayaran.

Sesungguhnya, PayPal adalah pemilik dari perusahaan pemrosesan pembayaran Braintree, yang digunakan oleh Apple Pay. Sehingga, bisa dibilang bahwa PayPal berada dalam kondisi serba untung dalam persaingan ini, meskipun memang PayPal akan memperoleh keuntungan lebih besar ketika konsumen memilih melakukan pembayaran dengan PayPal daripada Apple Pay.

Artikel berhubungan:  Nokia X Akan Segera Dibumihanguskan!

Sementara lebih dari separuh transaksi retail online masih berlangsung melalui desktop dan laptop, jumlah transaksi yang dilakukan melalui perangkat mobile terus meningkat dengan cepat. Konsep utama penerapan layanan Apple Pay di situs-situs e-commerce dan retailer cukup jelas: Apple Pay akan membantu mengubah pengunjung mobile Anda menjadi pembeli. Penggunaan sensor sidik jari yang digunakan di Apple Pay menghapuskan keharusan untuk memasukkan detail pembayaran secara manual, yang sering kali menjadi hal yang sangat merepotkan di perangkat-perangkat mobile yang berukuran kecil sehingga calon pembeli akhirnya memutuskan untuk membatalkan transaksi.

Satu lagi yang membuat Apple Pay begitu diminati adalah fitur keamanan yang dapat dipercaya. Saat pertama kali membuka aplikasi, pengguna Apple Pay diharuskan untuk memasukkan informasi kartu kredit atau kartu debit mereka, agar mereka bisa menggunakan fitur pembayaran dengan sidik jari untuk transaksi-transaksi lebih lanjut.

Meski begitu, informasi-informasi tersebut tidak disimpan di perangkat dan tidak pula dikirimkan ke pihak retailer. Sebagai gantinya, perangkat akan menyimpan suatu nomor placeholder unik, yang bersesuaian dengan informasi kartu pembayaran pengguna. Dengan demikian, akan lebih sulit bagi pihak-pihak tak bertanggung jawab untuk melakukan serangan digital dan mencuri informasi kartu pembayaran pengguna.