Seputar Tekno

Apa Itu Stylus Pen?

Kebanyakan perangkat elektronik saat ini menggunakan teknologi touch screen atau fitur layar sentuh. Apakah Anda pernah melihat seseorang menggunakan pena untuk menuliskan sesuatu di smartphone atau tablet miliknya? Peralatan tersebut adalah stylus pen, atau biasa disingkat dengan S-Pen. Stylus pen digunakan untuk memperlancar kinerja touch screen. Stylus pen juga berperan untuk solusi bagi Anda yang terkadang bermasalah dengan ukuran keyboard, sebab ujung stylus pen berbentuk runcing dan lebih kecil daripada jari tangan.

Apa Itu Stylus Pen

Stylus pen adalah perangkat pendukung berbentuk pena yang berfungsi menjalankan aplikasi dalam perangkat elektronik berfitur layar sentuh. Di antaranya, stylus pen dipakai untuk memilih aplikasi, menulis pesan, membuat gambar, dan lain sebagainya. Dengan demikian, stylus pen bagi beberapa orang akan memberikan manfaat tersendiri. Seperti disebutkan sebelumnya, menulis pesan dengan stylus pen menjadi lebih cepat daripada jari tangan karena keyboard memiliki kerapatan huruf sangat dekat dan terkadang kurang responsif.

Secara historis, stylus pen dikembangkan pada tahun 1957 oleh seorang inovator teknologi bernama Tom Diamond. Ketika itu, stylus pen masih dikenal dengan nama styalator yang berfungsi untuk menyelesaikan perhitungan komputasi dari data input dengan menggunakan suatu algoritma. Dalam perkembangannya, styalator menjadi stylus pen yang multi fungsi. Penggunaannya pun semakin luas, yaitu pada seluruh perangkat elektronik yang berfitur layar sentuh, baik yang menggunakan jenis resistive maupun capacitive.

Artikel menarik:  11 Aplikasi Android Pengusir Nyamuk

Stylus pen memiliki pressure sensor atau sensor yang bekerja mengikuti tekanan tangan. Jenis tulisan pada layar sentuh bisa tipis atau tebal, tergantung tekanan tangan. Tidak hanya untuk menulis dan menggambar, stylus pen juga bisa dipakai untuk merekam gambar, seperti yang dikembangkan oleh Apple. Dalam fungsi tersebut, stylus pen dipadukan dengan sensor accelerometer dan gyroscope. Stylus pen pada umumnya dilengkapi baterai untuk bisa digunakan, namun pada beberapa jenis khusus, stylus pen bisa dijalankan tanpa baterai.

Sebagai contoh, stylus pen pada Samsung Galaxy Note yang dijalankan dengan prinsip elektromagnetik. Di bagian bawah smartphone dibekali metal grid khusus yang dipadukan dengan sensor pada stylus pen melalui gelombang elektromagnetik. Induksi elektromagnetik ini akan menghasilkan energi yang memberikan daya pada stylus pen. Desain stylus pen sendiri terus mengalami perkembangan. Para ahli merancangnya dengan beberapa spesifikasi sehingga menawarkan sisi ergonomis sesuai dengan kebutuhan penggunanya.

Semoga bermanfaat!