Apa Itu Lightning?

Halo, sobat Gaptex! Anda pengguna iPhone? Pernah dengar istilah Lightning? Banyak di antara kita yang tidak mau repot-repot dipusingkan oleh istilah-istilah teknis; kita sering kali mempermudah istilah-istilah teknis dengan sebutan-sebutan seperti ‘colokan BB’, ‘colokan Samsung’, dan ‘colokan iPhone’. Akibatnya, kita jadi sering merasa buta teknologi meskipun kita berinteraksi dengan benda-benda teknologi setiap hari. Lightning disini bukan berarti geledek, dan bukan pula nama mobil balap.

Apa Itu Lightning

Lightning adalah sebuah interface (antarmuka) I/O yang didesain dan dimiliki oleh Apple untuk perangkat-perangkat mobile mereka seperti iPhone, iPad, dan iPod. Lightning pertama kali diperkenalkan kepada publik di bulan September 2012 pada produk iPhone 5. Sejak saat itu, Lightning selalu diterapkan di model-model terbaru iPhone dan iPod. Lightning mulai ditambahkan di iPad pada produk generasi keempat serta generasi pertama iPad Mini. Antarmuka Lightning digunakan sebagai pengganti dock connector yang digunakan di produk-produk Apple sejak tahun 2003.

Konektor Lightning memiliki delapan pin, dan berukuran kira-kira sekitar sepertiga dari dock connector, yang memiliki 30-pin. Alih-alih memiliki selot pada sisi-sisinya, konektor Lightning memiliki celah-celah kecil pada setiap sisi yang memungkinkannya untuk terpasang secara mantap di port. Bahkan tanpa magent maupun klip, hubungan Lightning didesain khusus agar cukup kuat menahan perangkat yang tergantung terbalik, tanpa membuat kabel terlepas.

Berbeda dengan kebanyakan antarmuka I/O lain, seperti USB, Firewire, dan dock connector, konektor Lightning dibuat reversible alias bisa dibolak-balik. Koneksinya simetris sehingga konektor bisa dicolokkan ke port tanpa mempedulikan mana sisi atas dan mana sisi bawah. Sehingga, penggunaan Lightning jauh lebih mudah dan praktis dibandingkan dengan penggunaan antarmuka I/O lain, juga lebih awet karena mengurangi resiko kerusakan pada konektor. Urutan pin-pin koneksi akan dikenali secara dinamis oleh perangkat ketika hubungan dengan perangkat lain dibangun, sehingga tetap memungkinkan tenaga listrik dan data mengalir melalui saluran yang benar.

Baca Juga :  Bagaimana Cara Reset Password Pada iPhone?

Nama Lightning berkorelasi dengan Thunderbolt, port I/O lain yang dikembangkan oleh Intel yang juga mulai digunakan oleh Apple hampir bersamaan dengan kemunculan Lightning. Namun, Thunderbolt memungkinkan koneksi dengan perangkat dengan platform berbeda, sedangkan Lightning secara khusus digunakan hanya untuk menghubungkan produk-produk Apple satu sama lain. Sementara kebanyakan perangkat mobile menggunakan port mini-USB atau micro-USB, kita harus menggunakan kabel Lightning untuk pengisian daya dan transfer data di perangkat Apple.

Semoga bermanfaat!

Share Button

Langganan Newsletter Gaptex

Dapatkan informasi terbaru seputar teknologi, gadget dan cara mendapatkan uang melalui internet langsung ke email Anda...

This information will never be shared for third part