Apa Itu File System?

Semua sistem operasi komputer memiliki sistem berkas atau yang disebut juga dengan file system, baik itu Windows, Linux, Apple, maupun yang lainnya. Sebagai contoh pada Windows, jika membuka menu properties suatu local disk, Anda bisa melihat file system yang digunakan adalah NTFS. Sedangkan jika membuka menu properties flashdisk, Anda akan menemukan bahwa file system yang digunakan adalah FAT32.

Apa Itu File System

Setiap file system memiliki spesifikasi yang berbeda. File system itu sendiri adalah metode yang digunakan untuk memberi nama file dan meletakkannya di media penyimpanan internal komputer seperti local disk (drive D: atau drive E:) atau media penyimpanan eksternal seperti flashdisk. Atau dengan bahasa yang lebih sederhana, file system merupakan cara untuk mengatur dan menyimpan file. Setiap perangkat penyimpanan file memiliki satu atau lebih partisi dimana partisi tersebut diformat menggunakan file system.

Sebuah file system bekerja dengan memilah data menjadi beberapa potongan pada local disk. File system juga menyediakan cara untuk menyimpan data dengan memberikan sejumlah atribut file, seperti nama file, sistem perizinan, dan lain-lain. Selain itu, file system menyediakan pula indeks dari daftar file dan lokasi dimana file-file tersebut berada pada suatu media penyimpanan. Hal ini bertujuan agar sistem operasi komputer dapat lebih mudah untuk mengetahui letak dan menemukan suatu file.

Seperti dijelaskan sebelumnya bahwa setiap file system memiliki spesifikasi masing-masing. Tidak semua file system itu sama karena memiliki cara yang berbeda untuk mengatur data. Ada file system yang punya kelebihan dalam hal kecepatan data, fitur keamanan, kapasitas besar, bahkan ada pula file system yang unggul dengan kapasitas terbatasnya. Oleh karena itu, tidak ada satu pun file system yang terbaik karena setiap sistem operasi komputer cenderung memiliki file system tersendiri.

Jenis-jenis File System
Berikut ini adalah beberapa jenis file system yang umum digunakan pada sistem operasi komputer :

1. FAT
File Allocation Table atau FAT dikenal juga dengan nama FAT16. File system ini digunakan oleh MS-DOS dan sistem operasi Windows lainnya untuk menyimpan informasi tentang setiap file sehingga dapat mengambil file yang dimaksud suatu waktu. FAT16 berukuran maksimal file 4 GB dan maksimal ukuran partisi 2 GB.

2. FAT32
FAT32 merupakan turunan dari FAT16 yang mendukung ukuran cluster yang lebih kecil dan volume yang lebih besar dari FAT. File system ini lebih efisien daripada file system sebelumnya. FAT32 memiliki ukuran maksimal file 4GB dengan maksimal ukuran partisi 2 TB. FAT32 biasa digunakan untuk penyimpanan kecil atau yang kompatibel dengan perangkat lain, seperti kamera digital dan konsol game. FAT32 tidak lagi digunakan pada komputer, tetapi kini lebih banyak digunakan untuk flashdisk atau microSD.

Artikel berhubungan:  Pengertian Algoritma

3. NTFS
New Technology File System (NTFS) adalah file system yang menyediakan kinerja, keamanan, dan kecanggihan lain yang tidak dimiliki file system FAT. NTFS dikenal sebagai generasi terbaru dari file system yang dibuat oleh Microsoft. NTFS digunakan untuk versi modern Windows sejak Windows XP. File system ini bekerja dengan menyimpan file dalam bentuk catatan dimana catatan tersebut membantu memulihkan kinerja komputer saat terjadi kegagalan drive (mati listrik). NTFS sudah mendukung penyimpanan file dari 16 TB sampai dengan maksimal 256 TB dan lebih cocok digunakan untuk hardisk komputer.

4. HFS+
Hierarchical File System Plus (HFS+) merupakan file system yang dibuat oleh Apple untuk komputer Macintosh. Secara struktur, jenisnya sama seperti NTFS yang bekerja dengan bantuan catatan untuk menyimpan file dan melakukan recovery data ketika error system. File system ini mendukung penyimpanan file hingga 1 Juta TB. Sebelum bernama HFS+, file system ini dikenal dengan nama Unix File System (UFS) atau yang biasanya disebut juga Berkeley Fast File System (BFS). Setelah muncul Mac OS X, file system tersebut tidak lagi digunakan dan digantikan oleh HFS+. Oleh karena dibuat dengan sistem Unix, file system ini hanya terbaca di perangkat Mac atau Linux, namun tidak terbaca untuk perangkat Windows.

5. Ext2 / Ext 3 / Ext 4
Extended File System atau disingkat Ext adalah file system yang digunakan sistem operasi Linux. Secara historis, Ext 2 adalah file system tertua dimana saat mati listrik atau komputer mengalami crash berpotensi menghilangkan data. Untuk memperbaiki kekurangan, diciptakan Ext 3 yang unggul dalam hal kecepatan. Semakin modern dan lebih cepat, Linux pun membuat Ext 4 yang sudah dilengkapi kinerja catatan yang dapat melakukan recovery data saat komputer bermasalah. Baik Windows maupun Max, keduanya tidak support dengan file system ini.

6. BTRFS
B-Tree File System (BTRFS) adalah file system milik Linux dan masih dalam tahap pengembangan. File system ini diciptakan untuk menyempurnakan kekurangan yang dimiliki file system Ext. Perbedaannya antara lain terletak pada penyimpanan maksimal, waktu perputaran disk, kompresi transparan, enskripsi transparan, dan duplikasi data. Suatu hari nanti, BTRFS diprediksi akan menggantikan Ext 4.

Semoga bermanfaat!