Seputar Tekno

Apa itu Adobe Photoshop?

Siapa yang tidak tahu dengan perangkat lunak Adobe Photoshop? Software ini bisa Sobat gunakan untuk mendesain desain, mengedit foto atau video, dan sebagainya. Dari foto yang biasa-biasa saja, bisa menjadi foto luar biasa jika diedit menggunakan Photoshop ini. Namun apakah Anda tahu apa itu Photoshop? Sebagian Sobat Gaptex hanya menganggapnya aplikasi edit foto biasa, padahal fitur Photoshop lebih dari itu. Lantas apakah pengertian Adobe Photoshop yang sebenarnya? Mari simak penjelasannya di bawah ini.

Apa itu Adobe Photoshop
Apa itu Adobe Photoshop? Perangkat lunak ini dibuat oleh perusahaan Adobe Image yang ditujukan untuk pengeditan gambar dan efek keren lainnya. Photoshop banyak digunakan oleh fotografer digital dan perusahaan periklanan sehingga tak heran jika Photoshop dianggap sebagai pemimpin pasar untuk perangkat lunak pengolah gambar, dan, dengan Adobe Acrobat, dianggap sebagai produk terbaik yang pernah dibuat oleh Adobe Systems.

Versi ke-8 dari aplikasi ini dinamakan Photoshop CS atau Creative Suite, versi ke-9 yang disebut Adobe Photoshop CS2, versi ke-10 yang disebut Adobe Photoshop CS3, versi ke-11 adalah Adobe Photoshop CS4, versi ke-12 adalah Adobe Photoshop CS5, dan yang terbaru Versi adalah Adobe Photoshop CC. Photoshop kini tersedia untuk Microsoft Windows, Mac OS X, dan Mac OS, sementara itu versi 9 ke atas juga bisa digunakan oleh sistem operasi lain seperti Linux dengan bantuan software tertentu seperti CrossOver.

Awal Terbentuknya
Photoshop awalnya dikembangkan pada tahun 1987 oleh dua saudara asal Amerika, Thomas dan John Knoll, yang menjual lisensi distribusi ke Adobe Systems Incorporated pada tahun 1988. Seorang mahasiswa di University of Michigan bernama Thomas Knoll mulai menciptakan sebuah program di Macintosh Plus untuk menampilkan gambar grayscale pada layar monokrom.

Program ini, diberi nama Display, berhasil menarik perhatian saudaranya, John Knoll, pegawai Industrial Light & Magic, yang merekomendasikan agar Thomas mengubahnya menjadi program editing gambar lengkap. Thomas mengambil istirahat enam bulan dari studinya pada tahun 1988 untuk berkolaborasi dengan saudaranya dalam program ini.

Thomas juga menamai ulang programnya menjadi ImagePro, tapi nama itu sudah diambil. Belakangan tahun itu, Thomas menamai ulang programnya Photoshop dan menyelesaikan kesepakatan jangka pendek dengan produsen pemindai Barneyscan untuk mendistribusikan salinan program tersebut dengan pemindai slide. Sekitar 200 eksemplar Photoshop pun dikirim dengan cara ini.

Selama masa ini, John pergi ke Silicon Valley dan memberikan demonstrasi program Photoshop kepada para insinyur di Apple dan Russell Brown, direktur seni di Adobe. Persentasi tersebut akhirnya berhasil, sehingga Adobe memutuskan untuk membeli lisensi Photosho[ untuk didistribusikan pada bulan September 1988.

Selama John bekerja di plug-in di California, Thomas tetap tinggal di Ann Arbor, Michigan untuk menulis kode. Photoshop 1.0 dirilis pada tanggal 19 Februari 1990 untuk Macintosh secara eksklusif. Versi Barneyscan menyertakan fitur pengeditan warna lanjutan yang berasal dari versi pengiriman Adobe yang pertama. Pengeditan warna perlahan membaik setiap perilisan dari Adobe, membuat Photoshop dengan cepat menjadi standar industri dalam editing warna digital.

Artikel menarik:  Ketahui Kelebihan dan Kekurangan Adobe Audition

Fitur
Jika Sobat Gaptex hanya mengetahui Photoshop digunakan untuk mengedit gambar yang berbasis cetakan kertas, namun saat ini, Photoshop juga dapat digunakan untuk menghasilkan gambar World Wide Web. Beberapa versi terbaru juga sudahmenyertakan aplikasi tambahan, seperti Adobe ImageReady, untuk keperluan itu.

Photoshop juga mempunyai hubungan dekat dengan beberapa perangkat lunak pengeditan media, animasi, dan authoring Adobe lainnya. Format file Photoshop asli, yaitu (.PSD), dapat diekspor ke dan dari Adobe ImageReady. Selain itu, Adobe Illustrator, DVD After Effects, Adobe Premiere Pro, dan Adobe Encore DVD untuk membuat DVD profesional, memberikan pengeditan gambar non linier dan layanan efek khusus seperti latar belakang, tekstur dan lebih untuk televisi, film dan situs web. Misalnya, Photoshop CS bisa digunakan untuk membuat menu dan tombol DVD.

Photoshop turut menerima penggunaan beberapa model warna seperti:
· Model warna RGB
· Model warna lab
· Model warna CMYK
· Bitmap
· Grayscale
· Duotone

Versi 9 dirilis pada tahun 2005 yang dipasarkan dengan nama “Photoshop CS2.” Kata “CS” mencerminkan integrasi produk Photoshop dengan aplikasi “Creative Suite” besutan Adobe dan ditambah angka “2” karena ini adalah rilis kedua sejak Adobe mengintegrasikan dua produk, beberapa di Photoshop CS2 mencakup fitur multiple layer selecting dan “warp” versi kurva dari alat transformasi dan alat penggantian warna, yang sebelumnya hadir sebagai plug-in 8BF.

Bagi para penggemar fotografi, Adobe turut menghadirkan filter “reduce grain”, dimana mampu membantu mengoptimalkan foto yang diambil dalam kondisi kurang cahaya. Adobe berinovasi lebih jauh agar pengguna bisa membedakan antara produk Photoshop CS dengan rilisan Adobe Photoshop sebelumnya, Adobe menghilangkan simbol mata Photshop, yang disajikan dalam bentuk yang berbeda sejak versi 3 sampai versi 7. Photshop CS dan CS2 sekarang menggunakan bulu sebagai ikon dan bentuk identifikasi mereka.

Versi beta Photoshop CS3 dirilis untuk pengguna CS2 pada tanggal 15 Desember 2006. Apabila pada Photoshop versi CS dan CS2 menggunakan logo bulu, maka kali ini Adobe mendesain logo baru untuk edisi ketiga ini yang berbentuk tipografi, dengan latar belakang ‘Ps’ berwarna putih dan biru-gradien.