Android O Resmi Meluncur di Ajang Google I/O 2017

Pada hari ini, Kamis 18 Mei 2017 pukul 10.00 waktu California, Amerika Serikat atau sekitar pukul 00.00 WIB Indonesia, pesta developer Google I/O 2017 digelar. Momen ini memang sangat ditunggu-tunggu oleh para pecinta teknologi di dunia. Sundai Pichai selaku CEO Google pun langsung tampil di atas panggung untuk menyampaikan keynote di hadapan 400 jurnalis, 7.000 developer dan pengunjung lainnya dari seluruh penjuru dunia yang datang ke Shoreline Amphitheatre.

Android O Resmi Meluncur di Ajang Google I O 2017

Beragam inovasi terbaru pun dibicarakan oleh Pichai. Mulai dari Google Assistant, Google Lens, Machine Learning Al, Cloud TPU, Google Photos, dan masih banyak lagi. Namun diantara pembaruan anyar tersebut, ada hal yang paling menonjol dan memikat para audience adalah update terbaru tentang Android O.

Setelah diperkenalkan pertama kali dalam versi developer pada Februari 2017 lalu, Android O resmi lahir di ajang Google I/O 2017. Menurut Dave Burko, VP Engineering Android, mengatakan fitur-fitur baru yang terdapat pada sistem operasi mobile tersebut di atas panggung. Selain fitur, keamanan pun lebih ditingkatkan lagi oleh Google. Setidaknya ada 5 fitur yang jadi andalan dari Android O.

Pertama, fitur picture-in-picture. Sebenarnya fitur ini sudah ada lebih dulu hadir di aplikasi YouTube. Fungsinya adalah untuk meningkatkan produktivitas yang mana penggunanya dapat menjajal aplikasi sembari menonton Netflix atau YouTube pada layar yang lebih kecil.

Artikel berhubungan:  Ini Teknologi Google yang Akan Mengubah Dunia!

Kedua, fitur notification dots. Fitur ini merupakan tahapan lebih lanjut dari mekanisme swipe down untuk melihat notifikasi pada aplikasi. Pengguna cukup memencet lama ikon aplikasi, notifikasi yang belum terbuka pun akan muncul secara spontan. Ketiga, fitur autofill with Google. Fitur ini memungkinkan pengguna saat hendak log-n ke sosial media, contohnya Twitter. Google akan mengisi username dan password secara otomatis, supaya proses log-in tidak memakan waktu lama.

Fitur yang keempat adalah smart text selection yang berguna untuk membuat mekanisme copy-paste kata dan kalimat jadi lebih simpel. Dan fitur yang terakhir adalah urusan performa. Google menjamin bahwa Android O akan jauh lebih hemat baterai berkat adanya optimasi sistem operasi yang digarap oleh Google sendiri.