Seputar Tekno

5 Software 3D Animation Favorit

Di zaman yang serba canggih ini, film animasi semakin berkembang pesat, termasuk di Indonesia. Anda mungkin pernah menonton serial animasi “Keluarga Somat” atau “Adit Sopo Jarwo” yang ditayangkan oleh salah satu televisi swasta. Namun apakah Anda tahu bagaimana caranya membuat animasi itu dan kira-kira menggunakan software apakah demi membuat gambar animasi yang bagus dan halus? Jika Sobat penasaran, mari simak artikel kali ini karena kami akan memberitahukan 5 software 3D animation favorit para profesional.

Sebelumnya kami telah memberitahukan 5 macam software desain grafis yang sangat cocok bagi Anda yang bergelut dalam dunia desain grafis. Masih sejenis dengan grafis, kita akan juga memberitahukan beberapa software animasi yang direkomendasikan untuk Sobat agar kreativitas bisa lebih terasah dengan baik:

1. Cinema 4D
Cinema 4D adalah aplikasi animasi 3D dari Maxon. Cinema 4D mudah digunakan, sehingga sangat cocok untuk pemula. Namun, aplikasi ini masih memenuhi syarat untuk penggunaan profesional. Fiturnya pun cukup lengkap, bisa digunakan untuk pemodelan, rendering, animasi, texturing, dan lighting. Ukuran filenya pun juga terbilang kecil, sehingga tidak memerlukan spesifikasi komputer yang tinggi.

Cinema 3D terkenal dengan proses rendering yang cepat, dan hasil rendernya mendekati realistis. Contoh animasi 3D yang menggunakan Cinema 4D bisa dilihat di film animasi Tron Legacy, Ghost Rider, Fantastic Four, dan masih banyak lagi. Namun harga lisensi software ini cukup mahal.

2. Autodesk
Autodesk Maya dan Autodesk 3Dds Max adalah software 3D animation favorit saat ini. Autodesk Maya memberikan semua fungsi yang dibutuhkan dalam pembuatan animasi, termasuk pemodelan, simulasi, rendering, serta pengomposan. Penggunaan aplikasi ini juga termasuk mudah dan sangat user -friendly, sehingga sangat cocok untuk pemula.

Meski banyak digunakan oleh pemula, Autodesk Maya juga digunakan oleh industri pembuatan film animasi besar di Hollywood. Anda pasti tahu film Lord of the Ring, atau Finding Nemo. Dua film populer tersebut adalah contoh karya yang diproduksi menggunakan Autodesk Maya.

Sama seperti Autodesk Maya, Autodesk 3D Max juga merupakan pembuat aplikasi 3D animation besutan perusahaan Audodesk. Perbedaan Autodesk 3D Max lebih mudah digunakan dalam mode script untuk game, sehingga cocok untuk pengembangan game.

Sayangnya harga dua aplikasi pembuat animasi 3D ini tergolong mahal. Tapi jika Anda seorang pelajar, Anda bisa menggunakan Student Version dari autodesk untuk mendapatkannya secara gratis tapi legal. Lisensi untuk pelajar dan mahasiswa hanya berlaku selama 3 tahun.

3. Nuke
Nuke adalah aplikasi compositor besutan The Foundry. Aplikasi ini tidak menyediakan fasilitas modeling atau animasi. Nuke mengkhususkan diri pada proses akhir, penyatuan dan memberi efek pada semua gambar yang diberikan, atau yang disebut bagian composting.

Artikel menarik:  11 Aplikasi Android Pengusir Nyamuk

Kelebihan Nuke memang bisa diacungi jempol, tidak mengherankan jika Nuke mendapatkan penghargaan dalam kategori efek visual terbaik. Biasanya Nuke digunakan oleh editor film, ilustrator dan sejenisnya untuk menyempurnakan pekerjaan mereka. Nuke memiliki banyak alat yang memungkinkan pengguna mengomposkan, sehingga proses pengomposan bisa dilakukan lebih cepat.

Nuke telah banyak digunakan oleh berbagai industri film berbasis animasi seperti Dreamwork Animation, MPC, dan lain-lain. Contoh karya yang dihasilkan menggunakan aplikasi Nuke yang bisa Anda lihat di film The Adventure of Tin Tin, Iron Man, Transformer 3, dan lainnya.

4. Blender
Blender adalah aplikasi animasi 3D open source sehingga Anda bisa mendapatkannya dengan sangat murah, bahkan gratis. Tidak seperti Autodesk yang hanya bisa digunakan pada PC atau laptop dengan OS Windows, Blender bisa digunakan di berbagai OS, baik Windows, Linux maupun Max.

Meski gratis, fasilitas yang disediakan oleh Blender sangat lengkap. Blender bisa digunakan untuk membuat animasi, modeling, rendering, efek visual, composting, dan lain-lain. Ukuran blender juga cukup ringan, sehingga cocok untuk digunakan pada PC atau laptop dengan spesifikasi yang tidak terlalu tinggi.

Perkembangan Blender juga sangat cepat, karena dirilis hampir setiap 3 bulan sekali. Pengembang Blender menanggapi kebutuhan pengembangan industri animasi 3D, serta respon pengguna. Sayangnya Blender cukup sulit untuk digunakan, terutama bagi para pemula. Tapi pengguna Blender cukup banyak terseber di seluruh dunia, banyak pengguna forum yang bisa membantumu mempelajari aplikasi ini dengan mudah.

5. Houdini
Houdini adalah perangkat lunak animasi 3D dari SideFx. Houdini memiliki berbagai macam ekstensi dengan berbagai kemampuan yang bisa memenuhi kebutuhan Anda. Houdini sangat fleksibel. Anda bisa mengintegrasikan berbagai plugin yang Anda butuhkan, sehingga kemampuan yang diberikannya benar, sesuai dengan kebutuhan Anda.

Houdini juga menyediakan berbagai fasilitas seperti pemodelan, animasi, rendering, pencahayaan, juga composting. Program untuk para profesional bahkan memungkinkan Anda membuat volume gas kompleks. Dengan banyaknya fitur dan pilihan yang diberikannya, Houdini cukup kompleks untuk belajar. Namun, tutorial online yang diberikan, cukup membantu penggunaan aplikasi ini.

Houdini juga cukup banyak digunakan oleh industri film animasi, misalnya Distney Pictures, DNA Production, dan sebagainya. Contoh karya yang dihasilkan dengan menggunakan Houdini seperti film Rio, Ant Bully, atau Chiken Little.