5 Perbedaan Penting Android ICS vs Jelly Bean

Meski desas-desus kehadiran Android KitKat yang rencananya akan dirilis pada Oktober 2013 ini sudah marak disiarkan disana-sini, handheld android yang hadir di Indonesia masih dikuasai oleh ICS (ice cream sandwich) dan Jelly Bean. Seperti yang kita tahu, selalu terdapat perbedaan dan update pada setiap versi Android yang dirilis oleh Google. Jelly Bean sendiri adalah versi yang telah 3 kali mengalami update. Terakhir, pada 24 Juli 2013 silam baru saja diluncurkan Jelly Bean versi 4.3 .

Secara garis besar, ada 5 perbedaan penting antara android ice cream sandwich (ics) dan jelly bean yang wajjib diketahui jika Anda berencana untuk memboyong smartphone Android ke genggaman Anda.

Berikut adalah 5 perbedaan tersebut :

1. Seperti update versi sebelumnya, Jelly Bean tentu saja lebih cepat, halus dan lebih responsif dari ICS. Hal ini disebabkan oleh fitur unit waktu vsync yang diperpanjang di semua elemen UI. Semakin baru versi Jelly Bean, maka semakin baik pula kecepatan dan tingkat responsifnya.
2. CPU input boost baru membuat Jelly Bean merespon lebih cepat dibandingkan ICS yang menggunakan input boost yang lebih usang.
3. Sistem notifikasi bar pada Jelly Bean memiliki fungsi serbaguna dan tampil lebih dinamis. Hal yang mirip juga dapat ditemukan pada ICS meski tak sebagus yang ada pada Jelly Bean.
4. Jelly Bean memiliki widget aplikasi cerdas dan resizable.
5. Google Now di Jelly Bean menawarkan pola penggunaan yang unik dan menarik bagi pengguna.

Baca Juga :  Handshake Ala Komputer

Satu hal lagi yang membedakan ICS dan Jelly Bean adalah keberadaan Project Butter yang tidak dimiliki ICS. Project Butter memastikan rate frame stabil di angka 60 frame per second steady frame rate sehingga memperhalus pengalaman pengguna ketika mengganti interface pada ponsel tanpa proses lag.

Perlu diperhatikan bahwa Jelly Bean memerlukan jenis smartphone yang memiliki spesifikasi yang lebih baik agar seluruh fitur dapat bekerja dengan sempurna.

Saat ini, ada sekitar 23% ponsel yang masih menggunakan OS Android Ice Cream Sandwich. Kebanyakan berasal dari merek medium atau low-end. Semetara itu, ponsel bersistem operasi Jelly Bean ada sekitar 37% yang rata-rata didominasi oleh jenis high-end seperti Samsung atau HTC. Sisanya yang lain dikuasai oleh OS Android Gingerbread yang tampilannya sempat sangat identik dengan Android bertahun-tahun lalu.

So, sudah tidak bingung lagi kan membedakan ICS dan Jelly Bean?

Share Button

Langganan Newsletter Gaptex

Dapatkan informasi terbaru seputar teknologi, gadget dan cara mendapatkan uang melalui internet langsung ke email Anda...

This information will never be shared for third part